Langsung ke konten utama

kau yang pergi dimalam itu

ini sudah hari ke 124 setelah kepergianmu
setelah banyak luka yang kau tinggalkan didadaku
setelah banyak sesak yang tak kunjung mereda
juga air mata yang tak pernah usai diseka

semua hal yang memilukan masih membekas
aku masih ingat bagaimana matamu menatapku mantap untuk melangkah pergi
kau menatapku dalam dan membiarkanku terhempas
aku hilang akal, juga kehilangan separuh jati diri

aku kehilanganmu pada malam itu
aku juga meninggalkan jati diriku saat itu
hanya satu yang kutahu pasti
bahkan jika beribu haripun, kau takkan kembali

kau yang pergi malam itu
terimakasih karena membuatku menghitung hari demi hari
demi kedatanganmu
kebangkitanmu dari kematianmu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Semoga saja

Setelah semua ini, semoga dapat kau jumpai sosok yang baru. Sosok yang dapat memulihkan lukamu setiap kali kau terluka. Sosok yang memiliki pundak yang kuat untuk menanggung segala lelahmu. Sosok yang dapat mempertahankanmu setiap kali keadaan memaksamu untuk meninggalkannya. Sosok yang mampu menjadi yang kau pinta. Sosok yang bisa melakukan segala hal yang tak dapat kulakukan untukmu. Semoga dapat kau jumpai sosok seperti itu Itu akan baik untukmu. Karena aku sudah tak mampu lagi melakukannya, untukmu.

Demi kesejahteraan readers

Dengan adanya tulisan ini, saya ingin menyampaikan kepada khalayak sekalian Untuk perempuan muda; Belajarlah, tuntutlah ilmu setinggi mungkin. karena cikal bakal kepandaian akan kau turunkan untuk putra/i mu kelak. Dunia terlalu keras untuk dihadapi oleh keturunanmu jika hanya mengandalkan keindahan rupa saja. Kelak, kau akan tersenyum penuh haru serta bangga atas keberhasilan anak,cucu, serta cicitmu. Untuk pria muda; Bekerjalah, cinta takkan pernah cukup untuk memberikan kehidupan layak bagi pendamping dan keturunanmu kelak. Dunia terlalu kejam jika hanya penuh rasa tanpa memiliki materi. Kelak, kau akan melihat kesuksesan keturunanmu dan kau akan merasa bahwa kerja kerasmu tak pernah sia-sia Untuk Suami dan Istri; Berjuang dan bekerja samalah sebagai se pasang rekan yang baik untuk mendidik keturunanmu. Dunia akan terasa begitu mengerikan jika hanya mengandalkan kepandaian, dan materi. Didiklah anakmu untuk menjadi pribadi yang dapat membawa kedamaian untuk lingkungan ...